Posts

Showing posts from 2015

DEMI SENYUM IBU

Image
Anas duduk terdiam dalam kesunyian malam.   Wajahnya yang kusut, semakin kelihatan jelas yang diterangi bias sinar rembulan. Ditemani segelas kopi, ia duduk di teras depan rumahnya.   Ia terus menatap nanar cahaya rembulan, yang seakan mengerti akan keadaannya. Malam semakin larut, dan mengharuskan ia segera bergegas memasuki rumahnya.   Di dalam rumah, terlihat kedua orang tuanya tidur dengan lelapnya, setelah lelah bekerja. “Hmm…kalian adalah semangatku.   Maafkan anakmu ini bu, pak, yang belum bisa membahagiakan kalian.   Tapi, aku akan buktikan aku akan membuat kalian tersenyum bangga dan berkata “ aku bangga anakku” , ucap Anas lirih. Anas terus melangkah menuju kamarnya.   Sebelum ia membaringkan badan, ia sempatkan untuk membaca beberapa lembar buku.   Membaca buku merupakan rutinitas yang tak bisa Anas tinggalkan.   Walaupun hanya beberapa lembar, pasti Anas sempatkan untuk membaca, karena ia tahu bahwa membaca adalah jendela dunia....

Cukup diam dan memperhatikan

Dalam suatu kegiatan, selalu yang diributkan masalah dana, dana dan dana.  Hanya itu yang selalu diributkan, seperti tidak ada topik pembahasan yang lain.  Hanya berkedok demi kemaslahatan organisasi, tapi nyatanya hanya untuk kepentingan pribadinya.  Hanya untuk memuaskan kebutuhan egonya yang menggebu-gebu. Sok punya moral.  Sok punya kepribadian. Sebenernya, apa sih yang diinginkan dari orang-orang seperti ini? Orang-orang yang berwajah manis, dengan tata bicara yang sudah dirancang sebelumnya.  SEMPURNA. Tipu Muslihat yang sangat manis. Hemmm...cuma flashback melihat realita dari negeri ini.  Yang ada di otak mereka hanya DUIT, DUIT, dan DUIT.  Tak pernah terlintas dalam otak mereka, bagaimana cara untuk memajukan bangsa ini, menata kehidupan yang lebih baik.  Coba, kalau ada orang yang mau memikirkan nasib negeri ini, memikirkan nasib pendidikan kita, memikirkan ekonomi masyarakat kita. Mungkin membutuhkan waktu yang lama, u...

Pemimpin

Pemimpin yang baik adalah pemimpin yang bisa mengayomi anggotanya.  Bukan hanya yang berpakaian rapih, berdasi dan berpantovel.  saat ini di mana-mana sedang terjadi perbutan kekuasaan.  Sebenarnya apa sih yang dimaknai atas kekuasaan itu? Untuk sekedar pamer, atau hanya sekedar memenuhi ego saja. Sungguh menyedihkan negeri ini.  Andai para founding father masih hidup, sudah saya pastikan mereka bakal kecewa akan tingkah orang-orang di negeri ini. Sebenarnya mau jadi seorang pemimpin atau tidak, itu tidak masalah yang penting bisa membawa organ yang dipimpinya lebih maju.  Pemimpin juga bukanlah segalanya dan bukan yang nomor satu.  Pemimpin tanpa anggota yang baikpun, hasilnya juga tak akan maksimal.  Jadi, buat apa pemimpin diperebutkan, jika menyelesaikan pribadinya saja tidak mampu. Sok sokan mau memimpin orang lain.  MIKIRRR Tapi ini bukan untuk penjustifikasian, ini cuma sekedar buat perenungan saja.  Tapi, saya akui tidak...

Antara Gerakan dan Harapan

Image
MAPABA KEBUMEN Di sini negeri kami Tempat padi terhampar Samuderanya kaya raya Negeri kami subur tuhan…. S alam pergerakan! Lagu Darah Juang kini hanyalah lagu yang dipakai sebagai pelengkap dan meramaikan OSMA (OSPEK) di kampus-kampus. Ironis tentunya, mengingat lagu inilah yang mampu menyatukan mahasiswa Indonesia melawan tirani orde baru sehingga mampu menumbangkannya pada tahun 1998 silam. Postingan ini mengenai kegelisahan saya, kami, mungkin juga anda dan kita.. terutama mewakili mereka yang tidak berdaya untuk meneriakkan ini semua! Merupakan kritikan saya sendiri sebagai mahasiswa melihat realita kenyataan pergerakan yang ada saat ini. Dimana pergerakan mahasiswa yang berlabel agent of change berada di titik nadir perjuangan, terlenakan dan terbenam pada arus globalisasi yang menyesatkan serta terhimpit faham hedonisme yang semakin membutakan mata. Kawan-kawan Mahasiswa Indonesia…  Masih ingatkah label agen perubahan melekat dijidat anda semua? dan sebagai seorang ya...

Difabel Juga Punya Hak Yang Sama…… - Hari difabel internasional

KEBUMEN (06/12), Dalam rangka memperingari hari difabel internasional dan menyonsong wafatnya GusDur, Komunitas Difa Kebumen mengadakan kegiatan saraseahan sekaligus silaturahmi dengan para difabel dan keluarga difabel. Kegiatan ini dihadiri oleh sekitar 30 peserta, baik dari kalangan difabel, keluarga difabel, masyarakat umum dan mahasiswa IAINU Kebumen.  Dalam sarasehan ini, diambil tema "Difabel juga mempunyai hak-hak yang sama dengan manusia lainnya".  Mu'inatul Khoiriyah, Koordinator Komunitas Difa," menyampaikan bahwa ternyata masyarakat difabel secara umum masih mengalami pendiskriminasian. Tak hanya masyarakat saja yang mendiskriminasi mereka, tapi juga lembaga formal, lembaga kemasyarakatan, bahkan Negara/Pemerintahan sekalipun.  Berbagai fasilitas public yang ada pun, belum juga mengakomodir kebumtuhan para penyandang difabel ini.  Dari mulai tempat ibadah, jalan, trotoar, pasar, alun-alun samapi dengan pembangunan WC sekalipun."  Menurut Ir...

Petani Tagih Janji DPRD Kebumen- Hari tani ke 54

Image
Aksi di depan Gedung DPRD Kebumen KEBUMEN (24/9), Dalam rangka Hari Tani ke-54 diwarnai oleh Aksi petani yang tergabung dalam Forum Paguyuban Petani Kebumen Selatan (FPPKS) dan USB (Urut Sewu Bersatu) di depan gedung DPRD Kebumen, Rabu 24 september. Aksi tersebut, dilakukan secara damai dengan menggelar teaterikal, masa dari kegiatan aksi ini ikut serta secara total, dengan happing art para petani melumuri tubuh menggunakan lumpur.  Selain itu, aksi ini dibumbuhi oleh alunan musik gamelan aksi ini semakin unik.                 Pada aksi teatrikal ini, FPPKS dan USB juga menyampaikan tuntutan sengketa tanah yang diakui oleh TNI yang lama tidak direalisasaikan sebagai wilayah pertanian dan pariwisata.  Menurut  Sunu Widodo, Ketua USB,” mengatakan, kami  telah mengadakan audiensi bersama Presiden terpilih, Joko Widodo di Jakarta minggu lalu, sebagai langkah-langkah untuk memperjuangkan...