Cukup diam dan memperhatikan

Dalam suatu kegiatan, selalu yang diributkan masalah dana, dana dan dana.  Hanya itu yang selalu diributkan, seperti tidak ada topik pembahasan yang lain.  Hanya berkedok demi kemaslahatan organisasi, tapi nyatanya hanya untuk kepentingan pribadinya.  Hanya untuk memuaskan kebutuhan egonya yang menggebu-gebu.
Sok punya moral.  Sok punya kepribadian.

Sebenernya, apa sih yang diinginkan dari orang-orang seperti ini? Orang-orang yang berwajah manis, dengan tata bicara yang sudah dirancang sebelumnya.  SEMPURNA.
Tipu Muslihat yang sangat manis.

Hemmm...cuma flashback melihat realita dari negeri ini.  Yang ada di otak mereka hanya DUIT, DUIT, dan DUIT.  Tak pernah terlintas dalam otak mereka, bagaimana cara untuk memajukan bangsa ini, menata kehidupan yang lebih baik.  Coba, kalau ada orang yang mau memikirkan nasib negeri ini, memikirkan nasib pendidikan kita, memikirkan ekonomi masyarakat kita.

Mungkin membutuhkan waktu yang lama, untuk menghilangkan tikus-tikus dari negeri ini.  
Ayolah bangunnnnnnn....
JANGAN TIDUR MULU, Apa iya harus dibom kayak nagasaki baru pada bangun
Heyyyy...bangun anak bangsa.

Comments

Popular posts from this blog

CONTOH SK PENGEMBANG KURIKULUM DAN NOTULEN

URGENSI MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA DALAM ORGANISASI

SOAL UP PENDIDIKAN PROFESI GURU (PPG)