Difabel Juga Punya Hak Yang Sama…… - Hari difabel internasional
KEBUMEN (06/12), Dalam rangka memperingari hari difabel
internasional dan menyonsong wafatnya GusDur, Komunitas Difa Kebumen mengadakan
kegiatan saraseahan sekaligus silaturahmi dengan para difabel dan keluarga
difabel.
Kegiatan ini dihadiri oleh sekitar 30 peserta, baik dari kalangan
difabel, keluarga difabel, masyarakat umum dan mahasiswa IAINU Kebumen. Dalam sarasehan ini, diambil tema
"Difabel juga mempunyai hak-hak yang sama dengan manusia
lainnya".
Mu'inatul Khoiriyah, Koordinator Komunitas Difa," menyampaikan
bahwa ternyata masyarakat difabel secara umum masih mengalami
pendiskriminasian. Tak hanya masyarakat saja yang mendiskriminasi mereka, tapi
juga lembaga formal, lembaga kemasyarakatan, bahkan Negara/Pemerintahan
sekalipun. Berbagai fasilitas public
yang ada pun, belum juga mengakomodir kebumtuhan para penyandang difabel
ini. Dari mulai tempat ibadah, jalan,
trotoar, pasar, alun-alun samapi dengan pembangunan WC sekalipun."
Menurut Irma, Salah satu pemateri dari INDIP," mengatakan
menurut data Dinas Sosial difabel di Kebumen mencapai _+ 6965 jiwa, yang dibagi
atas difabel sejak lahir dan difabel setelah sudah dewasa. Lembaga pendidkan formal seperti SLB, di
Kebumen hanya ada 3 lokasi, yaitu di Tamanwinangun, Gombong dan Karanganyar."
Kata Pujiman, Ketua Penyuluh Agama DEPAG Kabupaten Kebumen,
"Apapun keadaan kita, jika kita mengetahui dan menyadari betapa banyak
nikmat yang Alloh berikan, kita harus mensyukurinya. Mengambil kata-kata GusDur "Menyesali
nasib tidak akan mengubah keadaan. Terus
berjuang dan berkarya yang membuat kita berharga."(AA)
Comments
Post a Comment